Perbedaan Pengiriman FTL dan LTL dalam Distribusi Barang

Kargo
Homeicon-breadcrumbBlogicon-breadcrumb
Pengiriman FTL dan LTL

Pengiriman kargo tidak hanya sekadar bongkar muat di tempat asal maupun tujuan. 

Pengiriman kargo mencakup pemilihan jalur pengiriman (udara, darat, atau laut), moda transportasi, vendor pengiriman yang sesuai, dan berbagai faktor lain agar pengiriman tepat waktu dan hemat biaya. 

Namun, pengiriman metode full-truck atau Full Truckload (FTL) sudah ketinggalan zaman.

Karena itu, metode pengiriman jenis baru diperkenalkan pada tahun 1980-an: LTL sebagai alternatif pengiriman Full Truckload.

Full Truckload adalah cara pengiriman "tradisional".

Pengiriman ini mengharuskan pengirim untuk menyewa seluruh truk. Berbeda dengan  Full Truckload, LTL (atau Less-Than-Truckload) adalah pengiriman dimana pengirim dapat menyewa sebagian truk.

Pertanyaannya adalah, metode mana yang harus dipilih — FTL atau LTL?


LTL dan FTL

Less-Than-Truckload adalah pengiriman berbagai barang oleh beberapa pengirim dalam satu truk.

Less-Than-Truckload adalah pilihan yang tepat untuk pengiriman antara satu dan enam palet atau pengiriman apa pun yang kurang dari 5 meter.

Full Truckload mengacu pada angkutan truk penuh. Pengiriman FTL biasanya digunakan untuk pengiriman besar yang membutuhkan ruang seluruh truk.

Dengan pengiriman Full Truckload, pengiriman barang dilakukan secara eksklusif, dimana satu-satunya barang yang dimuat di satu truk berasal dari satu pengirim.

Pengirim dapat memesan truk dengan kapasitas penuh bahkan jika tidak diisi penuh saat pengiriman. Dengan metode ini pengirim tidak perlu khawatir barang kiriman akan bercampur dengan barang lain.


Perbedaan Antara LTL dan FTL

Perbedaan antara LTL dan FTL terletak pada biaya.

Pengiriman LTL akan lebih hemat jika pengirim hanya mengirimkan beberapa palet dalam sekali pengiriman. Opsi ini lebih murah karena pengirim hanya membayar untuk ruang yang digunakan, daripada membayar truk penuh yang tidak terisi penuh.

Vendor LTL menjaga efisiensi pengiriman dengan mengisi kelebihan ruang dengan pengiriman lain, sehingga vendor dapat memaksimalkan ruang yang tersedia di truk mereka.

LTL dan FTL memiliki perbedaan utama dalam hal waktu transit operator.

Dengan pengiriman Full Truckload, vendor akan memuat barang kiriman dan mengantarkan langsung ke penerima—sehingga titik dan waktu transit dapat diprediksi.

Namun, transit untuk LTL tidak langsung ke end-user karena ada berbagai titik pemberhentian berbeda.

Gambar tabel perbandingan pengiriman full truckload ftl dengan pengiriman less than truckload ltl
Perbedaan Pengiriman FTL dan LTL


4 Perbedaan Utama Antara Muatan Truk Penuh dan LTL

Kelebihan utama LTL adalah hemat biaya. Jika hanya mengirim beberapa palet, biasanya lebih murah menggunakan Less-Than-Truckload daripada membayar Full Truckload.


1. LTL Melibatkan Banyak Pihak

Full Truckload: Pengirim memuat produk di tempat asal, memasang segel di trailer dan pengemudi membawa produk langsung ke tujuan untuk pengiriman.

Less-Than-Truckload: Sepanjang pengiriman, produk akan dibongkar keluar masuk trailer dan gudang beberapa kali sebelum mencapai tujuan akhir.

Meskipun sebagian besar pengiriman LTL dikirimkan dalam kondisi sempurna, makin banyak penanganan berarti makin besar potensi kerusakan produk.

Sangat penting untuk mengemas dan melindungi produk dengan benar untuk pengiriman LTL.


2. Pengirim Perlu Mengetahui Kelas Pengangkutan 

Full Truckload: Vendor tidak terlalu memperhatikan spesifikasi komoditas terhadap tarif.

Less-Than-Truckload: Komoditas yang berbeda maka tarifnya dapat sedikit berbeda, bahkan untuk jalur pengiriman yang sama dengan jumlah palet yang sama. Itu semua tergantung pada kelas pengiriman barang.


3. Produk Ditimbang untuk Memastikan Akurasi

Full Truckload: Setelah dimuat, pengemudi dapat berhenti di stasiun timbang untuk memverifikasi bahwa truk berada di bawah batas legal 3,5 ton.

Less-Than-Truckload: Vendor akan memeriksa ulang produk setelah tiba di tempat asal pengiriman. Paket akan diukur dimensi dan beratnya.

Jika hasil pengukuran berbeda dari spesifikasi produk yang tercantum pada bill of lading, vendor LTL akan mengklasifikasi ulang pengiriman, yang dapat menghasilkan tarif yang diperbarui.


4. Transit Tidak Langsung

Full Truckload: Driver mengambil produk di pengirim dan mengantar langsung ke penerima.

Less-Than-Truckload: Driver melakukan transir yang berarti biasanya akan memakan waktu lebih lama dari Full Truckload. 

Cara Mengoptimalkan Opsi: LTL vs. FTL

Pada beberapa kasus pengirim sebaiknya menggunakan opsi Less-Than-Truckload atau Full Truckload.

Tidak ada aturan baku yang harus dipatuhi, namun, ada situasi tertentu di mana pengiriman Full Truckload mungkin lebih tepat daripada Less-Than-Truckload.

Jika akan mengirim lebih dari enam palet sekaligus, maka opsi Full Truckload akan menjadi yang terbaik.

Jika produk fragile/rapuh dan perlu menghindari proses bongkar-muat yang berlebihan, opsi Full Truckload akan menjadi yang pilihan terbaik karena pengirim tahu bahwa produk fragile/rapuh tersebut adalah satu-satunya item di dalam truk itu.

Jika membutuhkan tanggal pengiriman dan pengambilan yang pasti, opsi Full Truckload akan lebih baik karena pengirim dapat memesan satu truk untuk mengangkut barang-barang tersebut.

Untuk tanggal pengiriman yang sensitif terhadap waktu, pengirim benar-benar harus mempertimbangkan opsi Full Truckload.

Jika pengirim memiliki pengiriman yang kurang dari enam palet, maka akan lebih hemat melakukan pengiriman dengan metode Less-Than-Truckload.

Jika pengirim memiliki fleksibilitas pada tanggal pengiriman, opsi Less-Than-Truckload juga akan jauh lebih cocok.

Penting juga untuk mengetahui potensi kerusakan barang selama pengiriman. Pengirim harus memastikan bahwa barang kiriman cukup kokoh untuk penanganan reguler selama proses pengiriman.

Perbedaan lainnya adalah dengan Full Truckload, produk akan dimasukkan di titik asal, menyegel trailer, dan membawanya langsung ke tujuan pengiriman.

Dengan pengiriman Less-Than-Truckload, produk biasanya akan dimuat dan dibongkar dari trailer dan gudang beberapa kali sebelum mencapai tujuan akhirnya.

Semakin tinggi penanganan dan paparan, semakin besar besar produk dapat mengalami kerusakan, terutama jika sensitif atau rapuh.


Persamaan Antara FTL dan LTL

Full truckload dan LTL memiliki beberapa kesamaan karakteristik:

  • Keduanya memindahkan barang melalui jalan, meskipun beberapa operator LTL akan menggunakan pengiriman kereta api.
  • Keduanya menggunakan traktor kelas 8 (semi truk).
  • Keduanya membutuhkan pengemudi profesional dengan lisensi pengemudi komersial (CDL).
  • Kedua mode terutama mengirimkan barang dengan palet.

Kesimpulan

Pengiriman LTL adalah cara yang ekonomis dan efisien untuk mengirimkan barang dengan ukuran relatif lebih kecil.

Jika akan mengirimkan 6 palet atau kurang, pertimbangkan untuk melihat opsi LTL.

Memahami perbedaan utama ini akan membantu pengirim untuk menggunakan strategi LTL atau FTL.


4 Hal Utama yang Perlu Diketahui Saat Mengirim LTL Vs FTL:

- Pengiriman akan ditangani lebih banyak.

- Kelas kargo menentukan harga Anda.

- Pastikan Anda menerapkan kelas dan dimensi yang tepat.

- Transit lebih lama dan tidak dijamin.


Masih ragu memilih pengiriman FTL atau LTL? Anda bisa mendapatkan bantuan advisor.

ABC telah menjadi trusted advisor untuk ratusan perusahaan seperti ASBA, Street Boba, dan AirNav Indonesia. Cara kami melakukannya adalah dengan memformulasi & merekomendasikan beberapa pilihan rute serta moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhan & tujuan acara Anda.

Anda tidak perlu kebingungan mengambil keputusan sendiri. 

Konsultasikan pengiriman terbaik Anda dengan ABC Express atau Dapatkan penawaran harga pengiriman khusus hari ini!