Cara Hitungan Kubikasi: Panduan Menghitung Volume untuk Proyek & Pengiriman Barang

Kargo
Homeicon-breadcrumbBlogicon-breadcrumb
Cara Hitungan Kubikasi

Dalam banyak bisnis dan proyek, masalah sering muncul bukan karena harga barang, tapi karena salah menghitung volume. 

Barang terlihat kecil di foto, tapi saat dikirim ternyata makan ruang besar. Biaya membengkak, armada salah pilih, jadwal ikut berantakan.
Di sinilah pentingnya memahami satu hal dasar: cara hitungan kubikasi.

Secara sederhana, kubikasi adalah cara menghitung volume suatu benda atau material dalam satuan meter kubik (m³). Dari dunia konstruksi sampai logistik, kubikasi dipakai untuk menentukan kebutuhan ruang, estimasi biaya, hingga metode pengiriman yang paling efisien.

Di artikel ini, ABC Express akan membahas cara menghitung kubikasi secara umum, contoh kubikasi material seperti beton dan pasir, sampai bagaimana kubikasi berperan besar dalam pengiriman kargo bisnis.

Apa Itu Kubikasi dan Kenapa Penting?

three containers are stacked on top of each other

Kubikasi adalah perhitungan volume berdasarkan dimensi panjang, lebar, dan tinggi suatu benda. Hasilnya biasanya dinyatakan dalam meter kubik (m³).

Dalam praktik bisnis, kubikasi digunakan untuk:

  • Menghitung kebutuhan material proyek
  • Menentukan kapasitas ruang gudang
  • Menyesuaikan armada pengiriman
  • Menentukan biaya logistik berdasarkan volume
  • Menghindari kelebihan atau kekurangan muatan

Banyak proyek yang terlihat rapi di atas kertas, tapi bermasalah di lapangan hanya karena volume tidak dihitung dengan benar. 

Salah satu kesalahan umum adalah fokus ke berat, padahal dalam logistik, volume sering lebih menentukan biaya dibanding berat. Berdasarkan Wikipedia, volume sendiri didefinisikan sebagai ruang yang ditempati oleh suatu benda

Rumus Hitung Kubikasi

Cara hitungan kubikasi paling dasar adalah :

Kubikasi = Panjang × Lebar × Tinggi

Semua satuan harus dalam meter.

Contoh konversi:

  • 100 cm = 1 meter
  • 250 cm = 2,5 meter

Jika Anda mengukur barang dalam cm, pastikan dibagi 100 terlebih dulu sebelum dikalikan.

Contoh Sederhana

Sebuah peti memiliki ukuran:

  • Panjang: 200 cm (2 m)
  • Lebar: 100 cm (1 m)
  • Tinggi: 80 cm (0,8 m)

Maka:
2 × 1 × 0,8 = 1,6 m³

Artinya volume peti tersebut adalah 1,6 kubik.

Kubikasi inilah yang nantinya dipakai untuk menghitung kebutuhan ruang, kapasitas truk, container, atau biaya pengiriman.

Cara Hitungan Kubikasi Beton

Heavy work for a construction worker on the site.

Sebelum masuk ke dunia pengiriman, mari lihat dulu kubikasi di konteks umum, salah satunya di konstruksi.

Hitungan kubikasi beton biasanya dipakai saat menghitung kebutuhan cor untuk lantai, pondasi, atau jalan.

Rumusnya sama, tinggal menyesuaikan bentuk bidang.

Contoh Kubikasi Cor Beton

Misalnya Anda ingin mengecor lantai dengan ukuran:

  • Panjang: 6 m
  • Lebar: 4 m
  • Tebal: 0,12 m

Maka:
6 × 4 × 0,12 = 2,88 m³

Artinya Anda membutuhkan sekitar 2,88 kubik beton.

Di dunia konstruksi, kesalahan kecil di kubikasi bisa berujung ke pemborosan material atau kekurangan cor di lapangan. Secara umum, beton sendiri merupakan campuran semen, agregat, dan air

Cara Hitungan Kubikasi Pasir

Selain beton, hitungan kubikasi pasir juga sering dipakai saat membeli atau mengirim material bangunan.

Contoh Kubikasi Pasir

Misalnya tumpukan pasir memiliki ukuran:

  • Panjang: 3 m
  • Lebar: 2 m
  • Tinggi: 1 m

Maka:
3 × 2 × 1 = 6 m³

Artinya volume pasir tersebut adalah 6 kubik.

Kubikasi pasir ini berguna untuk:

  • Estimasi pembelian
  • Menentukan kapasitas dump truck
  • Menentukan biaya angkut

Pasir sendiri termasuk material granular yang volumenya bisa berubah tergantung kepadatan, sehingga di proyek besar biasanya ditambahkan toleransi.

Kubikasi dalam Pengiriman Barang

brown cardboard boxes on brown wooden table

Setelah memahami kubikasi material, sekarang kita masuk ke konteks yang paling dekat dengan ABC Express, yaitu kubikasi pengiriman.

Dalam logistik, kubikasi bukan hanya soal ukuran, tapi juga soal:

  • Kapasitas armada
  • Efisiensi ruang
  • Metode packing
  • Biaya cargo
  • Rute distribusi

Saat Anda mengirim barang, yang dihitung bukan hanya berat aktual, tapi juga berat volumetrik.

Secara umum di industri logistik udara dan darat dikenal konsep volumetric weight. Volume besar tapi ringan tetap bisa mahal karena memakan ruang.

Request penawaran kirim barang berat & besar di ABC Express.

Cara Hitung Kubikasi Barang Kiriman

Langkahnya:

  1. Ukur panjang, lebar, tinggi barang
  2. Konversi ke meter
  3. Kalikan P × L × T
  4. Dapatkan volume m³
  5. Tentukan jenis armada berdasarkan kubikasi

Contoh barang kiriman:

  • Panjang: 1,5 m
  • Lebar: 1,2 m
  • Tinggi: 1,4 m

Kubikasi:
1,5 × 1,2 × 1,4 = 2,52 m³

Angka ini menjadi dasar ABC Express untuk menentukan apakah barang lebih efisien dikirim pakai truk box, wingbox, container, atau moda lain.

Hubungan Kubikasi dengan Biaya Pengiriman

Banyak klien baru sadar setelah konsultasi bahwa dua barang dengan berat sama bisa punya biaya berbeda karena kubikasinya berbeda.

Contoh:

  • Barang A: 500 kg, volume 1 m³
  • Barang B: 500 kg, volume 4 m³

Barang B akan memakan ruang lebih besar, sehingga:

  • Armada berbeda
  • Slot muat lebih besar
  • Biaya logistik ikut naik

Di ABC Express, kubikasi digunakan untuk:

  • Menentukan jenis armada
  • Menghitung efisiensi muatan
  • Menyesuaikan rute
  • Mengontrol biaya sejak awal

Itulah kenapa sebelum pengiriman, tim kami biasanya melakukan survey dimensi dan karakter barang agar estimasi tidak meleset.

Whatsapp Tim ABC Express untuk  menghitung kubikasi sekaligus estimasi biaya kiriman Anda.

Kesalahan Umum Saat Menghitung Kubikasi

a toy shopping cart

Walaupun rumusnya sederhana, banyak kesalahan terjadi di lapangan:

  • Tidak mengkonversi cm ke meter
  • Mengabaikan tambahan packing
  • Menghitung satu unit, lupa total unit
  • Tidak memperhitungkan pallet
  • Mengabaikan bentuk tidak simetris

Dalam pengiriman bisnis, satu kesalahan kecil bisa membuat:

  • Armada salah pilih
  • Biaya naik di tengah jalan
  • Jadwal proyek tertunda

Karena itu, ABC Express tidak hanya mengandalkan angka dari klien, tapi juga membantu melakukan pengecekan ulang kubikasi barang sebelum dikirim.

Peran ABC Express dalam Menghitung Kubikasi Pengiriman

Bagi ABC Express, kubikasi bukan sekadar angka, tapi alat untuk menjaga ritme bisnis klien.

Pendekatan kami meliputi:

  • Konsultasi karakter barang
  • Pengukuran dimensi aktual
  • Penyesuaian metode packing
  • Penentuan armada terbaik
  • Monitoring selama perjalanan

Dengan pendekatan ini, ABC Express membantu Anda bukan hanya mengirim, tapi juga mengontrol biaya dan waktu lewat perhitungan kubikasi yang tepat.

Kesimpulan

Cara hitungan kubikasi mungkin terlihat sederhana: panjang kali lebar kali tinggi. Tapi dalam praktik bisnis, kubikasi adalah fondasi untuk mengatur ruang, biaya, dan waktu.

Baik untuk proyek beton, tumpukan pasir, maupun pengiriman kargo, memahami kubikasi membantu Anda:

  • Menghindari pemborosan
  • Mengontrol biaya
  • Menjaga jadwal
  • Menentukan metode distribusi terbaik

Jika Anda ingin memastikan kubikasi pengiriman bisnis Anda dihitung dengan benar sejak awal, ABC Express siap menjadi partner logistik yang membantu dari perencanaan sampai barang tiba di tujuan.

Diskusi kebutuhan pengiriman Anda bersama tim kami melalui Whatsapp. Dan mulai kelola distribusi bisnis dengan lebih terukur bersama ABC Express.

❓ FAQ

Apa itu kubikasi?
Kubikasi adalah perhitungan volume suatu benda berdasarkan panjang, lebar, dan tinggi dalam satuan meter kubik (m³).

Bagaimana cara hitungan kubikasi?
Rumusnya adalah panjang × lebar × tinggi, dengan semua satuan dikonversi ke meter.

Apa fungsi kubikasi dalam pengiriman?
Kubikasi menentukan kebutuhan ruang, jenis armada, dan biaya pengiriman berdasarkan volume barang.

Apa contoh hitungan kubikasi beton?
Panjang × lebar × tebal. Misalnya 6 × 4 × 0,12 = 2,88 m³ beton.

Kenapa kubikasi mempengaruhi biaya cargo?
Karena volume menentukan kapasitas muat armada. Barang besar tapi ringan tetap memakan ruang dan mempengaruhi tarif logistik.